Terjadi Kecelakaan Maut Membuat Penjaga Warnet Tewas di TKP & Tiga Lagi Luka-Luka

Korban Saat Ditangani di TKP oleh Personil Satlantas Polres Siantar

SIANTAR24JAM.COM – Diduga mabuk tuak, seorang penjaga warnet, bernana Horas Lumbantoruan (33), warga Jalan Medan Simpang Kerang LK 1, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, tewas ditempat kejadian

Sedangkan rekannya yang dibonceng, diketahui berprofesi Dosen bernama Osco Parmonangan Sijabat (41), hanya mengalami luka. Pasca bertabrakan dengan pasangan suami isteri (Pasutri).

Yakno Urupan Petrus Napitupulu (56) dan istrinya Tiarma Ulina boru Simanjuntak (55), warga Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Nagahuta Timur, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Siantar.

Tabrakan terjadi di Jalan D.I. Panjaitan. Tepatnya di depan Rumah Makan (RM) Borneng, Kelurahan Nagahuta Timur, Kecamatan Siantar Marimbun, Jumat (26/6) malam sekira jam 22.45 WIB.

Data dihimpun, malam itu Horas dan Osco diketahui dosen salah satu kampus di Kota Siantar ketemu di salah satu warung tuak. Merasa kurang, Osco mengajak Horas untuk lanjut minum.

Persisnya minum ke salah satu cafe yang ada diseputaran Jalan Parapat Simpang Dua dengan berboncengan mengendarai satu unit kereta Honda Supra X 125 BK 3439 WAI.

Namun, setiba dilokasi kejadian, tiba tiba kereta dikendarai Osco, tabrakan dengan kereta Suzuki Smash BK 6610 BT, yang dikendarai Urupan membonceng isterinya Tiarma.

Dimana mereka datang dari arah Jalan Parapat Simpang Dua atau arah berlawanan. Kemudian, hendak pergi membelok ke arah sebelah kanan jurusannya.

Brak!! tabrakan pun terjadi. Sehingga keempat korban, jatuh dan terkapar di aspal. Hanya saja, saat itu Horas ditemukan sudah tewas bersimbah darah di TKP.

Dalam kejadian itu, warga setempat menolong Urupan dan Tiurma yang dalam kondisi luka luka. Kemudian, melarikan ke RS Tiara di Jalan Menambin, Kecamatan Siantar Barat.

Sedangkan Osco, yang juga dalam kondisi luka luka. Juga dibawa personil piket Polsek Siantar Marihat, untuk dirujuk ke RS Vita Insani Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Timur.

Tak lama kemudian, personil piket Unit Laka Sat Lantas Polres Siantar datang ke TKP. Lalu, mengevakuasi jenazah Horas untuk divisum ke ruangan jenazah RSUD dr. Djasamen Saragih.

Selanjutnya, personil laka lantas kembali melakukan olah TKP. Sekaligus mengamankan barang bukti kedua kereta yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Kami sama minum tuak, Pak Osco itu yang ngajak lanjut minum ke cafe. Tapi aku menolak, karena besok mau ada kerjaan maka nya si Horas yang ikut,” ujar rekan Horas Lumbantoruan yang tidak mau disebutkan namanya.

Saat di wawancara awak media ini diruangan jenajah RSUD dr. Djasamen Saragih, Sabtu (27/6) siang sekira jam 13.30 WIB. Sembari mengatakan, akan membawa jenazah rekannya Horas, dibawa kerumah duka.

Terpisah, Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih. Saat dikonfirmasi awak media ini melalui Kasat Lantas AKP M. Hasan, SH, MH, Sabtu (27/6) siang sekira jam 13.53 WIB, mengatakan.

Sekaligus ikut membenarkan terjadinya tabrakan yang menewaskan Horas Lumbantoruan.” Kejadian tabrakan, masih sedang kita tangani untuk diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya singkat. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *