Supir Truk Lintas Jadi Korban Tabrak Lari Hingga Tewas di Simpang Dua

}Korban Terkapar di Badan Jalan Parapat Simpang Dua

SIANTAR24JAM.COM – Kecelakaan lalu lintas, kembali menelan korban. Pemicunya yakni tabrak lari, hingga sampai tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Korban diketahui Jamal (38)  warga Bahliran, Nagori Siborna, Kecamatan Pane, Kabupaten Simalungun.

Kejadian maut itu terjadi di Jalan Parapat Simpang Dua. Tepatnya dekat PDAM Tirtauli, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Siantar, Senin (29/6) malam sekira jam 22.30 WIB.

Informasi dihimpun, awalnya korban yang bekerja sebagai sopir lintas tersebut ingin minum tuak ditempat kerja sang pacar di Jalan Parapat. Sebelum berangkat keduanya janjian, kemudian korban berangkat dari rumahnya.

langsung pergi tancap gas, mengendarai kereta Suzuki Spin BK 4353 TX. Saat berada di TKP, korban mengambil jalur terlampau kekanan jurusannya. Namun, karena korban mengelakkan lobang menganga ditengah badan jalan.

Korban Saat Terkapar di Badan Jalan Parapat Simpang Dua

Saat itu pula kereta yang dikendarainya tabrakan dengan mobil yang datang dari arah Kota Siantar menuju arah Kota Parapat atau arah berlawanan. Brak, tabrakan pun terjadi, korban langsung terkapar bersimbah darah di badan Jalan.

Sedangkan mobil yang menabrak itu, langsung memilih kabur. Sehingga tidak diketahui jenis dan plat nopolnya. Lalu, warga yang mengetahui memberikan pertolongan. Hanya saja, saat itu korban sudah ditemukan tewas di TKP.

Selanjutnya, warga mengabarkan kejadian kpolisi. Sehingga tak lama kemudian, Kanit Laka IPDA Bostan Simangunsong, SH datang mengevakuasi jenajah Andes visum di ruangan jenajah rsud dr. Djasamen Saragih.

Sembari melakukan olah TKP, dan mengamankan barang bukti Suzuki Spin BK 4353 TX milik Korban.” Untuk kejadian tabrakan, sedang kita tangani untuk dilakukan pencarian mobil yang lari tersebut,” Kata Kasat Lantas AKP Muhammad Hasan.

Saat dikonfirmasi awak media ini melalui Kasubag Humas Iptu Rusdi Ahya, Selasa (30/6) pagi sekira jam 09.30 WIB. Rusdi mengatakan, kejadian itu akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,”Nanti biar diproses sama Satlantas,” tutup Rusdi. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *