Residivis Kasus Copet, Satu Jambret Karyawan Alfamart Yang Kabur Ditetapkan Sebagai DPO

Poto Pelaku JS yang masih DPO Polisi

SIANTAR24JAM.COM – Polsek Siantar Martoba, melalui Tim Libas Satreskrim Polsek Siantar Martoba, menetapkan satu orang pelaku yang sempat kabur dalam aksi jambret, sebagai daftar pencarian orang (DPO). Satu Pelaku yang ditetapkan itu berinisial JS (30), warga Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari.

“Benar, saat satu pelaku berhasil kita amankan. Kita juga mentetapkan dia (pelaku JS-red) sebagai daftar pencarian orang. Setelah dirinya berhasil kabur dari kejaran petugas kita,” sebut Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Amir Mahmud, dikonfirmasi Minggu (5/7) sore sekira jam 15.00 WIB.

Menurut Iptu Amir, satu pelaku yang kabur itu ternyata seorang residivis. Yakni berpropesi sebagai copet, yang sering mangkal di pajak horas.” Iya, dia itu residivis, uda sering keluar masuk penjara dalam kasus yang sama, copet. Ini tim kita terus ngejar dia, memang tak ada kapoknya itu,” tukasnya.

Selain pihaknya memburu Pelaku JS, petugas juga tengah memeriksa satu pelaku yang diamankan lebih dulu untuk diperiksa secara intensif. Dimana pelaku yang diamankan berinisial GM alias Ganda (33). Warga Jalan Ring Road, Kecamatan Siantar Sitalasari, mengaku bertugas sebagai joki, sedangkan JS sebagai juru petik.

“Sekarang, masih terus diperiksa, satu pelaku si Ganda itu untuk mendalami kasus. Kalau dari keterangan sementara, Pelaku Ganda sudah pernah ditahan di Polsek Siantar Barat, dalam kasus penggelapan handphone. Namun, karena korbannya tidak buat laporan, si Ganda ini dilepas. Jadi gitu-gitu aja, kerjanya orang ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Pelaku Ganda yang berhasil diamankan warga. Sempat ditelanjangi, bahkan nyaris mati setelah dipukuli massa. Beruntung, Anggota Intelkam Poslek Siantar Martoba, Ipda Putra L Sormin yang saat itu patroli langsung mengamankan Pelaku Ganda. Bahkan, sempat mengejar pelaku JS, meskipun tidak berhasil.

Korbannya yakni Minar Damanik (21), warga yang ngekost di Jalan Bali, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Martoba. Kejadian itu terjadi di depan universitas simalungun (USI), berada di Jalan Sisimangaraja, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Martoba, Jumat (26/6) sore sekira jam 16.15 WIB.

Semula, pelarian pelaku Ganda kandas di Jalan buntuh belakang Kantor Dishub. Sedangkan pelaku JS berhasil kabur ke arah sungai, dan berhasil membawa handphone milik korban.” Tadi aku mau pulang ke kost berjalan kaki. Baru pulang kerja di alfamart dekat USI. Paslah disegitiga USI, tiba-tiba dari arah belakang dua pelaku naik kereta matic Skywife mepet aku,” ujarnya.

Sembari mengatakan, bahwa dirinya dibantu seroang ojol yang melihat kejadian, langsung mengejar pelaku ke arah belakang kantor dishub. Terpisah, Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Amir Mahmud dikonfirmasi awak media ini, membenarkan kejadian. Bahkan, pihaknya masih lakukan pemeriksaan terhadap pelaku Ganda.” Sabar ya,  kita masih interogasi Pelaku dulu, karena satu pelaku lagi buron,” katanya singkat lewat telepon whatsapp. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *