Edo Diduga Bandar & Pemasok Sabu Siantar – Simalungun

AKP David: Kalau Ada Barbut & Melawan Ditembak

Edo Terduga Bandar Sekaligus Pemasok Sabu

SIANTAR24JAM.COM – Saat ini, Sat Narkoba Polres Siantar sedang mengumpulkan data terkait, Edo yang diduga pemasok narkotika jenis sabu sabu ke kota Siantar dan Simalungun.

“Pokoknya, jika terbukti ada dipegangnya barang haram itu, langsung kita sergap,” tegas Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih melalui Kasat Narkoba, AKP David Sinaga melalui pesan singkat whatsapp, Jumat (24/7) sekira jam 14.24 WIB.

Selain itu, jika melakukan perlawanan, Sat Narkoba Polres Siantar tak segan memberikan hadiah satu peluru kepada, Edo. “Kalau ada barang bukti dan melawan, kita tembak,” kata Kasat sembari menambahkan bahwa sedang mencari tau siapa saja kaki tangan dari, Edo.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Adi Haryono mengaku sudah dua kali mendapatkan informasi terkait, Edo diduga pemasok narkotika jenis sabu sabu.

“Saya sudah dua kali dapat informasi soal ini. Semalam, ada satu dan ini sudah saya sampaikan sama anggota,” ucap mantan Kasat Narkoba Polres Langkat tersebut.

Guna mengungkapnya, kata Kasat, pihaknya sedang melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap, Edo. “Saya sudah perintahkan anggota untuk mencari tau,” ujar Kasat.

Berita sebelumnya, meski empat bulan dikabarkan sudah berhenti. Tapi, setelah ditelusuri, Edo (bandar sabu-red), ternyata masih eksis menjalankan bisni haramnya di Siantar-Simalungun.

Bahkan, Edo yang menetap di Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, itu hingga kini belum tersentuh hukum. Menurut keterangan sumber, yang namanya minta disamarkan mengaku.

Jika barang haram milik Edo, dipasarkan oleh kaki kanan (Warsito-red) yang saat ini sudah diringkus dan resmi menjadi tersangka. Warsito sendiri, diringkus saat bawa sabu oleh Satreskrim Polres Siantar, Jumat (17/7) pagi sekira jam 01.00 WIB.

“Warsito sudah lama jadi kaki kanan si Edo. Dia sempat dipenjara karena mukul oknum polisi. Tapi, pas sudah keluar, Warsito kembali jalankan bisnis Edo. Selain ikut mengedarkan, Warsito juga ikut ngutip uang hasil penjualan,” katanya ditemui di salah satu Caffe kota Siantar, Kamis (23/7) siang sekira jam 12.20 WIB.

Ditanya, dari mana barang haram yang didapatkan si Edo? Sumber kembali mengatakan, barang haram milik Edo didapat dari bandar besar berinisal NS alias Naldo.” Barangnya dari Naldo yang saat ini masih berada dalam lapas di kota Tarutung. Diambil melalui si Black, tahanan lapas Siantar,” tambah sumber.

Kasat Narkoba Polres Siantar AKP David Sinaga ketika dikonfirmasi lewat pesan Whattsap, Minggu (19/7) mengatakan, hal itu masih dalam penyelidikan.” Dia ini kan baru bebas, Asimilasi. Kalau mastikan dia kaki tangan Edo, itu masih kita dalami,” jawabnya singkat dan tegas.

Warsito diringkus Satreskrim Polres Siantar dari Jalan Serdang, Belakang Suzuki, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, saat ingin mengantarkan sabu kepada seseorang. Dari tangan Warsito, Polisi menyita barang bukti 1 unit Hp Vivo, 1 unit Hp merk Nokia dan 1 buah dompet warna coklat didalamnya uang Rp300.000.

Tak itu saja, polisi juga menyita 1 buah plastik hitam berisi uang Rp. 20.000.000, 1 paket sabu dengan berat 1.10 gram dari dalam bagasi kereta Honda Vario miliknya. Begitupun, diinterogasi, tersangka mengakui sabu itu miliknya. Sehingga tersangka dan barang bukti diboyong sekaligus diserahkan ke ruangan Satres Narkoba untuk dimintai keterangan.

Sedangkan Humas Lapas Klas IIA Pematangsiantar, Hiras Silalahi membenarkan tersangka Muhammad Wasito. Merupakan Napi kasus penganiayaan.” Benar tidaknya, belum bisa saya pastikan. Saya masih di Tigaras, hari senin lah ya. Pas aku sudah disiantar, biar kulihat dulu buku registernya di kantor,” jawabya singkat lewat pesan Whattsap. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *