Warsito, Edo & Black Satu Jaringan Bandar Besar Naldo

Pengendalian Barang Dilakukan Dalam Lapas

Bandar besar Sabu, Naldo yang diamankan Polres Simalungun lalu dan saat ini mendekam di Rutan Tanjung Gusta

SIANTAR24JAM.COM – Miris, lagi-lagi aktor pengendali peredaran barang haram yang didapatkan EDO (bandar-red), disebut saat ini sedang berada di balik tembok kokoh lapas Siantar Klass ll A, Kabupaten Simalungun dan Lapas Tanjung Gusta Kota Medan.

“Sabu itu asalnya dari bandar besar Naldo yang saat ini masih tahanan lapas tanjung gusta. Jadi, barang itu di over sama si Black, tahanan Lapas Siantar. Edo dan Warsito lah yang menerima barang itu dari si Black,” ujar sumber minta dirahasiakan.

Dikatakan sumber, barang haram dari Lapas Siantar milik Black, itu di pasarkan Edo dan Warsito ke Siantar-Simalungun. Sedangkan barang itu dijemput kaki tangan Edo, yakni Warsito dan rekan lainnya dari dalam lapas yang beromset ratusan juta.

“Memang Warsito uda ditangkap, tapi kaki tangan si Edo kan masih banyak. Kaki tangan yang lainnya itulah yang menjemput barang dari dalam lapas milik si Black. Pokoknya si Warsito, Edo dan Black itu satu jaringan sama Naldo,” paparnya, Minggu (26/7) siang sekira jam 13.30 WIB.

Tersangka Wasito kaos warna putih tanpa masker saat diserahkan Satreskrim ke Sat Narkoba Polres Siantar

Sementara, Hiras Silalahi selaku Humas Kalapas Siantar Klass ll A ketika dimintai tanggapannya melalui telepon, Minggu (26/7) siang sekira jam 14.00 WIB,  terkait adanya peredaran barang haram itu, menyebut masalah itu diserahkan ke polisi.

“Kalau itu, belum tau kali aku ceritanya. Tapi biar itu menjadi proses polisi. Disinggung, apakah napi masih diawasi ketat? Hiras Silalahi mengaku itu rutin dilakukan. “Kalau Razia, tiga atau empat kali seminggu. Jadi, biarkan aja polisi yang menyelidiki itu,” tukasnya singkat.

Ditempat terpisah, Kasat Narkoba Polres Siantar AKP David Sinaga ketika dimintai tanggapannya persoalan keterlibatan EDO dan Warsito yang sudah diamankan terlebih dahulu, belum berhasil. Bahkan, nomor telepon dihubungi sedang tidak aktif.

Namun, AKP David Sinaga dikonfirmasi sebelumnya, Jumat (24/7) siang sekira jam 14.24 WIB, mengatakaan pihaknya terus melakukan pengumpulan data terkait Edo sebagai pemasok narkotika jenis sabu ke Kota Siantar-Simalungun.” jika memang terbukti dipegangnya barang haram itu, langsung aja kita sergap,” tegasnya.

Selain itu, jika melakukan perlawanan, Sat Narkoba Polres Siantar tak segan memberikan hadiah satu peluru kepada, Edo. “Kalau ada barang bukti dan melawan, kita tembak,” kata Kasat sembari menambahkan bahwa sedang mencari tau siapa saja kaki tangan dari, Edo.

Begitupun, Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Adi Haryono mengaku sudah dua kali mendapatkan informasi terkait, Edo diduga pemasok narkotika jenis sabu sabu.” Saya sudah dua kali dapat informasi soal ini. Semalam, ada satu dan ini sudah saya sampaikan sama anggota,”ucap mantan Kasat Narkoba Polres Langkat tersebut.

Bahkan, guna mengungkapnya, kata Kasat, pihaknya masih sedang melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap, Edo (bandar-red) Siantar-Simalungun. “Saya sudah perintahkan anggota untuk mencari tau,” ujar Kasat lagi lewat telepon mengakhiri. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *