Faktor Cuaca, Pencarian Jasad Bocah Korban Hanyut Dilanjutkan Esok Hari

Tim pencari jasad korban dilokasi pencarian

SIANTAR24JAM.COM ā€“ Sampai detik ini, Senin (27/7) malam sekira jam 19.00 WIB, proses pencarian jasad korban Sauqi yang hanyut sampai ke sungai dihentikan. Hal itu dilakukan Tim Pencarian karena, kedaan cuaca semakin mendung yang dikhawatirkan bisa menjadi resiko berat.

“Tadi, sesuai dari permintaan keluarga korban untuk mencari di lokasi sungai Jalan Rajawali digorong-gorong dekat masjid Al-ikhlas itu sudah kita lakukan. Setelah menyusuri kesana bersama-sama dengan keluarga korban, hasilnya minim juga,” ujarnya Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Amir Mahmud.

Karena hasilnya minim, Tim pencari korban pun akhirnya memilih pencarian dilanjutkan pada esok hari.” Ya, ini kita hentikan karena kita mikir keselamatan Tim juga. Apalagi dari pagi sampai sore tadi kita berendam terus saat mencari , tenaga pun habislah,” jelasnya mengatakan.

Tim pencari jasad korban dilokasi pencarian

Disinggung, soal pendapat warga yang mengataka jika korban bisa hanyut sampai ke alur sungai Kota Perdagangan, apakah tetap proses pencarian dilakukan? Mantan Kanit Laka Simalungun itu mengaku siap jika itu menjadi pilihannya sekalipun.

“Kita selalu siap, kemanapun kita telusuri walau itu lelah. Saya juga sudah koordinasi dengan Bhabinkamtibmas Polsek Perdagangan, untuk membantu memantau areah sungai perdagangan. Pokoknya, besok tetap kita lanjutkan lagi,” paparnya.

Masih Kata Iptu Amir, mengaku hingga saat ini pihaknya masih memakai peralatan yang digunakan untuk melalukan pencarian jasad korban menggunakan pelampung dan tali sebagai penyelamat jika sewaktu-waktu banjir mendadak datang.

Tim pencari jasad korban dilokasi pencarian

“Medan sungai belum bisa kita lalui pakai perahu karet. Karena bisa kita lihat sendiri, air hanya masih setinggi betis kaki. Tapi, jika kedalaman sungai cukup dalam, kita bisa juga lakukan pencarian pakai perahu karet milik Tim BPBD Kota Siantar,” tutupnya mengakhiri.

Berita sebelumnya, saat asyik mandi hujan di dalam parit yang disebut warga gorong-gorong. Tepatnya samping Masjid Asy Syafaat yang berada di Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, seorang bocah bernama Sauqi berusia tuju tahun dikabarkan hanyut terbawa arus sungai.

Sedangkan Sauqi yang merupakan pasangan pasutri Wilda (35) dan Yudi (40), anak ketiga dari lima bersaudara. Sebelumnya sudah diajak pulang oleh abangnya, namun tak diindahkan sehinngga korban hanyut. Pasca hanyut, abang korban memberitahukan hal itu keorang tuanya, Minggu (26/7) sore sekira jam 18.30 WIB. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *