Hari Kedua Pencarian Korban Hanyut

Keluarga Sebut Melibatkan Paranormal

Keluarga korban dirumah duka, tampak berhamburan keluar rumah saat menerima kabar hoax

SIANTAR24JAM.COM – Hingga hari ke 2, proses pencarian jasad Sauqi (7), korban hanyut saat mandi-mandi di dalam parit yang disebut warga Gorong-Gorong. Perisnya di Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, masih berlanjut.

Diketahui, situasi saat ini, TIM BPBD dibantu Brimob dan juga Tim Basarnas Ajibata, serta Polres Siantar yang dikerahkan. Masih terus melakukan pencarian di lokasi sepanjang alur sungai yang dicurigai sebagai tempat hanyutnya korban.

Tim BPBD, Brimob, Basarna Ajibata dibantu warga masih melakukan penyisiran sampai masuk ke taman hewan.

Namun, pencarian yang terbagi dalam 4 TIM dan dilakukan dari lokasi awal sampai sungai besar di Jalan Pematang. Mulai pagi, Senin (27/7) sekira jam 08.00 sampai siang ini jam 12.00 WIB. Keberadaan atau tanda-tanda korban juga masih belum ditemui meskipun air sungai terlihat surut.

Menariknya, diselah-selah pencarian mulai terdengar desas desus cerita mistik. Bahkan, beberapa warga sempat mengusulkan kepada keluarga korban agar menggunakan paranormal dalam proses pencarian.” Selain menggunakan TIM Sar dan lainnya, maunya juga harus menggunakan paranormal atau biasa disebut orang pintar,” kata beberapa warga dilokasi.

Sementara, pasca kejadian, informasi dari Riki (27), selaku keluarga korban, sebelumnya menyebutkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan orang pintar. ” Kita sudah komunikasi, orang pintar itu mengatakan korban masih berada diseputaran Tampomas dekat dengan TKP awal,” tukasnya, Minggu (26/7) malam sekira jam 20.00 WIB.

Tim BPBD, Brimob, Basarna Ajibata dibantu warga masih melakukan penyisiran sampai masuk ke taman hewan.

Dikatakan Riki, korban masih berada diseputaran dalam gorong-gorong yang gelap. Persisnya, tempat dimana korban sebelumnya ditemukan dalam keaadan selamat.” Dulu, sudah tiga kali kek gini kejadiannya, tapi ketiga itu selamat. Keberadaannya pun sama dengan keberadaan korban saat ini,” tambahnya.

Masih pantauan dirumah duka, Senin (27/7) siang sekira jam 12.38 WIB, keluarga korban tampak menangis haru ketika mendapatkan kabar dari keluarga lainnya bahwa korban dinyatakan sudah ketemu.” Alhamdulillah, sudah ketemu dari jalan Pematang,” ujar keluarga korban mengabarkan dirumah duka.

Tim BPBD, Brimob, Basarna Ajibata dibantu warga masih melakukan penyisiran sampai masuk ke taman hewan.

Namun, setelah awak media ini menelusuri lagi di Jalan Pematang, ternyata kabar tersebut Hoax, bahkan Plt BPBD Siantar, Daniel Siregar ketika dikonfirmasi dilokasi mengatakan belum ada menemukan korban.” Hoax itu, TIM kita lagi menyisir koq, lagian belum ketemu sampai sekarang. Coba pastikan lagi sama keluarganya itu bang,” jawabnya.

Kemudian, saat awak media ini kembali lagi kerumah duka dan menyatakan kepada keluarga korban, bahwa kabar temuan itu Hoax. Situasi dirumah duka pun semakin bersedih. Pasalnya, kabar sudah ditemukan itu tidak benar. Sehingga tangis haru keluarga korban semakin menyelimuti.

Ditempat terpisah, Kapolsek Siantar Martoba Iptu Amir Mahmud dikonfirmasi lewat telepon mengatakan, dirinya sudah berusaha meskipun medan dilalui tak ada kendala.” Dari pagi tadi sampai sekarang, kita masih belum temukan tanda-tanda. Disini, dalam kejadian ini kita bisa pastikan bahwa orang tuanya sudah teledor,” jelasnya singkat. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *