Tim Pencari Korban Hanyut Buka Bendungan di Sungai Pematang

TIM mencari keberadaan korban di bendungan sungai Jalan Pematang

SIANTAR24JAM.COM – Hingga sore hari, pencarian bocah 7 tahun, Sauqi yang menjadi korban hanyut terbawa arus terus dilakukan. Kali ini, Tim pencari yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Brimob dan Polres Siantar. Berinisiatif membuka bendungan Sungai di Jalan Pematang, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Utara, Senin (27/7) sore sekira jam 14.41 WIB.

Pantauan dilokasi, saat air bendungan sudah surut. Tim pencari silih berganti menyelam dan merabah kedalam air sungai bendungan bermodalkan tali panjang. Selain itu, warga terus menerus memadati lokasi. Kemudian, membantu TIM pencari untuk memastikan keberadaan korban yang diduga tertimbun pasir didalam bendungan.

Warga terus berkerumun dilokasi pencarian anak hanyut

“Dari TKP awal sampai ujung bendungan ini, sudah 2 kilo meter kita susurin. Kita tunggulah, karena dugaan kita korban bisa saja tertimbun pasir. Kesulitan kita saat ini, dipengaruhi oleh perawakan tubuh korban. Korban kan masih kecil, jadi bisa saja nyangkut atau tertimbun pasir didalam sungai ini. Pokoknya kita usahakan terus,” kata petugas BPBD Siantar, marga Sitorus.

Sementara, penuturan warga sekitar lokasi, Hariono Hasibuan (48) menyebut. Korban sudah terbawa arus ke alur sungai Kota Perdagangan.” Karena air cukup tinggi, mayat itu bisa melompati batas bendungan. Apalagi, badan korban kan ringan. Saya yakin seyakin-seyakinnya mayat sudah sampai ke sungai kota peedagangan,” pungkasnya dihadapan Kapolsek Siantar Martoba.

Hingga berita ini dikirim kemeja redaksi, proses pencarian korban Sauqi (7), warga Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, dilakukan ulang. “Ini kan sudah mau hujan. Maka, kita lakukan tindakan ulang untuk melalukan pencarian dari atas tempat TKP awal. Kita teliti betul-betul,” papar Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Amir Mahmud mengakhiri. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *