Pemain Sabu Terkapar Ditembak BNN Siantar, Ternyata Mantan Napi & Baru Bebas Lima Bulan

Tersangka Dede dibawa petugas ke RS Umum setelah mendapatkan tembakan

SIANTAR24JAM.COM – Pelaku berinisial DA alias Dedek (30) yang dibekuk personil BNN Siantar dari Jalan Uisgara, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara. Ternyata mantan napi yang baru lima bulan bebas, dalam menjalani hukuman di Lapas Siantar Kelas ll A.

Yakni di Jalan Asahan Km 7, Kabupaten Simalungun. Tak itu saja, pelaku Dede warga Jalan Singosari Gang Demak, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara tersbeut. Sebelumnya juga divonis 4 tahun kurungan penjara.

Dari Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Rabu (4/10 2014) sore sekira Jam 15.30 WIB. Saat itu, Dede ditangkap Tim Satres Narkoba Polres Siantar. Dari isi kantung jaket miliknya, petugas menyita barang bukti 2 butir pil ekstasi yang dibungkus kertas timah rokok warna cokelat.

Pasca diamankan dari simpang Gazebo Jalan Dahlia, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Rabu (8/3 2017) pagi sekira jam 02.00 WIB, Dede resmi ditahan dan menjadi tersangka. Hal itupun dibenarkan oleh Humas Lapas Siantar Kelas llA, Hiras Silalahi.

“Iya benar, mantan napi, tapi bukan bebas karena asimilasi. Jadi dia bebas karena pembebasan bersyarat (PB), dia bebas itu dari tanggal 27 maret 2020,” terangnya Hiras dikonfirmasi melalui via telepon, Jumat (14/8) siang sekira jam 14.30 WIB.

BNN Gelar Press Rilis dan perlihatkan barang bukti tersangka Dede

Sementara, Jumat (14/8) pagi sekira jam 09.30 WIB. Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Siantar, menggelar press release keberhasilan penangkapan tersangka DA alias Dede di Kantor BNNK Siantar yang terletak di Kecamatan Siantar Utara.

Kepala Seksi (Kasi) Berantas Kompol Pierson Ketaren, mengatakan penangkapan Tersangka berawal adanya informasi tersangka Dede menerima kiriman sabu seberat 1/2 Kilogram (Kg) dan akan melakukan transaksi sabu di Jalan Uisgara.

Adanya informasi itu membuatnya bersama Tim Berantas langsung melakukan pemantauan di Jalan Uisgara. Tak lama kemudian Tersangka Dede datang mengendarai kereta Yamaha RX KING warna merah BK 2250 NC.

Melihat Target Operasi (TO) sudah didepan mata, Tim Berantas langsung melakukan penyergapan dan penangkapan. Hanya saja, saat itu Tersangka Dede melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.

Mengetahui tenaga tersangka Dede sangat kuat dan tidak ingin adanya Tim Berantas maupun warga yang luka. Salah satu Tim Berantas terpaksa melumpuhkan dengan menembak paha kaki kiri tersangka Dedek.

Setelah itu, dari Tersangka Dede ditemukan barang bukti 1 bungkusan berwarna coklat berisi diduga narkotika jenis sabu berat bruto 29,87 gram, 1 unit HP merek Oppo warna Hitam, 1 dompet warna coklat berisi 1 kartu ATM BCA.

Kemudian, 1 kartu ATM Mandiri, 1 kartu ATM Bank Sumut, 1 kartu ATM Bank Muamalat dan 1 unit kereta motor Yamaha RX KING warna merah BK 2250 NC. Usai menyita barang bukti, Tim Berantas melakukan pengembangan.

Yakni dengan menggeledah rumah Tersangka Dede di Jalan Singosari Gang Salak. Hasilnya, petugas kembali temukan barang bukti 1 bungkusan berwarna silver berisi ekstasi sebanyak 17, 1 kotak.

Lalu diatasnya terdapat 1 plastik berisi 6 paket klip kecil berisi sabu berat bruto 1.33 gram, 1 unit timbangan elektrik, 1 buah sendok terbuat dari sedotan, 1 bal plastik bening dan 1 buku rekening bank BCA an. FAHRI.

“Tersangkadipersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujarnya Peterson. Dikatakannya, penembakkan bukan suatu kewajiban petugas.

Tapi dilakukan karena tersangka berupaya melepaskan diri. “Kita tembak karena mencoba kabur, jadi kita juga tidak menginginkan adanya anggota dan warga menjadi korban, makannya harus kita buat tindakan tegas dan teruku,” ujar Peterson lagi.

Pierson menambahkan, pihaknya belum dapat melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pelaku lainnya. Berhubung tersangka Dede masih menjalani pemulihan luka tembak di bagian kaki kiri nya dan saat ditangkap masih tertutup atau bungkam.

“Kita tetap masih berusaha untuk menginterogasi tersangka Dede. Dari pantauan kita, tersangka ini baru keluar penjara sudah menjadi pantauan kita. Apalagi informasi yang kita terima tersangka masih melakukan pengedaran narkotika,” tutupnya. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *