Beraksi Didepan RS Rasyida, Honda Beat Raib, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Aksi Pelaku terkam CCTV

SIANTAR24JAM.COM – Kali ini, aksi pencurian kendaraan bermotor atau disebut kereta, terjadi di parkiran caffe kopi gayo yang berada didepan rumah sakit swasta Rasyida. Tepatnya di Jalan Seram Atas, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (1/9) malam sekira jam 20.30 WIB.

Meski berlangsung singkat, aksi kedua pelaku berciri-ciri menggunakan kaos putih dan berjaket hitam. Berhasil menggasak kereta Honda Beat warna hitam BK 2823 WAK milik korban, Suwardi (45) warga Jalan Madura Bawah, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat.

Bahkan, aksi kedua pelaku terekam CCTV. Dari isi rekaman tersebut, kedua pelaku datang menggunakan kereta Honda Vario. Selanjutnya, satu pelaku yang dibonceng (jaket hitam) bertugas sebagai pemantau. Sedangkan satunya lagi (kaos putih) bertugas sebagai eksekusi.

Masih dari isi rekaman CCTV, saat kondisi terpantau sepi. Hanya dalam hitungan detik, kereta milik korban berhasil dipetik yang diduga menggunakan kunci later T. Sesaat kemudian, ketika kereta milik korban tersebut berhasil dinyalakan. Kedua pelaku langsung melanjutkan pergi kearah Jalan Jawa.

Sementara, korban ditemui Rabu (2/9) siang sekira jam 13.30 WIB, mengisahkan. Dirinya mengetahui, ketika hendak pergi keluar dari caffe menuju pulang kerumah. “Sebentarnya aku duduk minum kopi, habis dari Jalan Shadom ngantar anak. Pas mau pulang, kutengok uda hilang,” ujarnya.

Masih kata korban, pasca kejadian dirinya juga kaget. Bahkan sempat lemas saat mengetahui kereta yang biasa dipakai untuk ngantarkan catering raib dibawa kedua pelaku. Untuk itu, saat sudah bangkit, dirinya kembali meminta hasil rekaman CCTV yang menempel di toko berada disebelah TKP.

“Beruntunglah ada CCTV, jadi kuminta rekamannya. Setelah kulihat, aku menuju Polsek Siantar Barat malam itu juga. Barulah petugas cek TKP, dan meminta juga hasil rekaman. Laporan ku belum selesai, karena petugas masih meminta surat keterangan hilang dari Showroom. Apalagi keretaku masih kredit,” jelasnya.

Menurutnya, atas kejadian itu dirinya merugi sekitar Rp 11 jutaan. Sementara, itempat terpisah Kanit Reskrim Polsek Siantar Barat Ipda Jhon Purba dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari korban. Lalu mengatakan masih melidik kedua pelaku dari hasil rekaman CCTV.

“Benar, anggota tadi malam ke TKP. Saat ini korban kita arahkan dulu untuk minta surat keterangan dari Shoroom. Karena kan masih kredit, jadi buat kelengkapan laporan,” ujarnya Rabu (2/9) sore sekira jam 14.00 WIB. Sembari mengatakan pihaknya masih mendalami dan segera menangkap pelaku. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *