Sehari Polres Siantar Tangkap Dua Pengedar Ganja & Sabu Ditempat Berbeda

Kedua tersangka AP & BN dan barang bukti

SIANTAR24JAM.COM – Dua pengedar ganja dan sabu, ditangkap Polres Siantar, melalui Personil Satuan Reserse (satres) Narkoba dalam sehari. Diketahui, kedua tersangka (ganja-red) berinisial AP alias Alexander (41) dan tersangka (sabu-red) berinisial BN alias Baginda (43). Keduanya ditangkap di tempat berbeda.

Kepala satuan (kasat) narkoba Polres Siantar, AKP David Sinaga dikonfirmasi, Rabu (2/9) sore sekira jam 16.00 WIB, lewat Kasubag Humas Iptu Rusdi Ahya mengatakan, meski ditangkap hampir bersamaaan. Kedua tersangka itu sama sekali tidak memiliki jaringan yang sama.

Menurutnya, keduanya ditangkap berdasarkan dari laporan masyarakat yang selama ini curiga dengan aktifitas tersangka. “Informasi masyarakat dipelajari, dan tersangka dipantau. Ketika situasi memungkinkan, tersangka digeledah,” papar Rusdi lewat telepon.

Lanjut Rusdi Ahya, mengaku tangkapan pertama. Bermula pada tersangka AP alias Alexander, warga Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Selasa (1/9) malam sekira jam 19.30 WIB. Dari tangan tersangka AP, petugas menyita Ganja kering seberat 88,86 Gram.

“Ganja itu, ditemukan dari dalam plastik warna merah. Tepat didalam bagasi kereta dekat rumahnya. Karena dia ditangkap pas sedang diatas kereta, duduk-duduk. 1 unit HP miliknya juga disita, dan bersama tersangka juga langsung diboyong ke Polres Siantar untuk pemeriksaan,” terangnya.

Masih Kata Rusdi, ditempat terpisah yang hanya berjarak tiga jam. Personil Satres Narkoba kembali mengamankan tersangka BN alias Baginda, warga Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba. Setelah menerima informasi dari masyarakat, tentang aktivitas tersangka terkait narkoba jenis sabu.

“Dari laporan tersebut, personil kemudian melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, tersangka BN diringkus dari Jalan Darusalam Gang Prima Kel. Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba. Dia ditangkap tanpa melakukan perlawanan, yang saat itu sedang duduk-duduk dirumah warga,” ucapnya.

Pasca pemeriksaan, personil menyita 1 unit Hp. Lalu saat diinterogasi kembali, tersangka BN mengaku masih menyimpan sabu didalam botol yang terletak di atas tanah. Tepatnya di samping sebelah kanan posisi duduknya. Selanjutnya, Personil meminta tersangka BN untuk mengambil botol tersebut.

Ketika sudah diambil, ternyata benar, 1 buah botol plastik merk Sarang Burung itu berisi 1 paket sabu seberat 1.05 Gram yang dibalut potongan kertas. Jadi, keduanya saat ini sudah di RTP Polres. Mereka dikenai pasal 113 ayat (1) subs pasal 127 ayat (1) huruf a UU. RI. No. 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tutup Rusdi. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *