Tak Mampu Bayar Air, Meteran PAM Warga Miskin Di Sumber Jaya Dicabut Tanpa Pemberitahuan

Meteran air yang dicabut pegawai PDAM

SIANTAR24JAM.COM – Petugas PDAM Tirtauli kota Pematangsiantar melakukan pencabutan meteran air, Senin (7/9/20) tanpa ada konfirmasi ke pemilik rumah Ibu RN (32) warga Kelurahan Sumberjaya, Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar.

Pantauan dilapangan di dapatkan informasi bahwa sebelumnya suami ibu ini Zulfan (42) Sudah menghadap ke PDAM Tirtauli Jalan Sibolga dan bertemu dengan Pegawai PDAM Rosliana Sitanggang, saat itu Zulfan memohon agar diberi keringanan.

“Mohon kiranya agar diberi tenggang waktu sampai saya mendapatkan pekerjaan, karena sudah setahun ini saya masih menganggur dan sama sekali belum memiliki penghasilan. Untuk menafkahi keluarga saja saya sudah berat ditambah lagi uang sekolah anak saya pun nunggak 4 bulan, “pinta Zulfan

Dari pertemuan tersebut akhirnya Rosliana memberikan dispensasi penundaan waktu hingga beberapa lama. Namun, seiring waktu berjalan 2 minggu, istri Zulfan RN yang sedang mencuci pakaian terkejut karena air yang tadinya mau dipakai untuk menyuci kini tidak lagi mengalir.

Penasaran, RN pun mengecek meteran di depan rumahnya sudah raib. Menurut informasi, bahwa tetangganya melihat petugas PDAM mencabut meteran tanpa sepengetahuan si pemilik rumah.
“Gak tau lah bang, lagi mencuci pakaian kukira air mati, ternyata meteran air sudah dicabut pegawai PDAM diam-diam, “ungkap RN dengan raut sedih.

“Suamiku sudah setahun ganggur bang, rumah kami ngontraknya ini bang, untuk makan pun udah susah. Dimasa Pandemi begini pemerintah sama sekali tidak memperhatikan rakyat. Tarif Air kami RT-3 naik dua kali lipat, sehingga sebulan kena sampai 300 ribu, sesak nafaslah kami bang” ucap RN Menambahkan.

Saat dikonfirmasi ke PDAM Tirtauli Jalan Sibolga dengan Rosliana Sitanggang melalui via WhatsApp, kepada awak media ini Rosliana mengatakan “Siapalah yang kita salahkan kalau sudah begini bang ..?, “Ucap Rosliana Sitanggang (rew)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *