Jabatan Plt Direktur RSUD & Kadis Kesehatan dr Ronald Saragih Dicopot

Gegara Memandikan Jenazah Wanita Oleh 4 Orang Pegawai Pria RSUD

Koalisi Aksi Bela Islam menuntut Walikota Siantar terkait jenazah wanita dimandikan oleh 4 orang pegawai pria RSUD

SIANTAR24JAM.COM – Dampak dari peristiwa yang membuat luka perasaan umat muslim, dr Ronald Saragih dicopot Walikota Siantar dari Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Djasamen Saragih Kota Siantar, Sumatera Utara.

Selanjutnya, Walikota menghunjuk drg Rumondang Sinaga MARS untuk mengisi Plt Direktur RSU milik Pemko Siantar tersebut. Hal itu, sesuai dengan informasi yang diterima dari Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Siantar, Heryanto Sidik, Selasa (06/10/2020).

drg Rumondang menduduki posisi Plt RSU Dr Djasamen Saragih, terhitung sejak hari ini. “(Penganti dr Ronald Saragih) drg Rumondang Sinaga, MARS bang. Terhitung hari ini,” tulis Heryanto Sidik melalui pesan WhatsApp (WA)

Keputusan Walikota menghunjuk Plt Direktur RSU Djasamen Saragih yang baru, lanjut Sidik, sudah disampaikan kepada drg Rumondang Sinaga MARS, sekira jam 10.00 WIB, hari ini. “Udah Bang, tadi sekitar jam 10 diserahkan ke Ybs. Dan ke dr Ronald sudah kita info juga terkait pergantiannya,” ungkap Sidik, juga melalui pesannya

Sebagaimana diketahui, Senin (05/10/2020), Walikota menyatakan akan mencopot dr Ronald Saragih sebagai Plt Direktur RSU Dr Djasamen Saragih kepada massa yang berunjuk rasa di Lapangan Haji Adam Malik, untuk memprotes tindakan 4 pria petugas RSU memandikan jenazah wanita muslimah.

“Saya panggil kepala BKD, tuntutan pertama terhadap tindakan direktur rumah sakit dan direksi akan kita berhentikan,” tandas Hefriansyah, disambut teriakan, tepuk tangan dan takbir dari massa pengunjukrasa.

Sedangkan terhadap oknum terkait lainnya, Walikota Siantar ini juga akan mengambil sikap. Bahkan, dr Ronald Saragih juga diberhentikan sementara dari jabatan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Siantar. Lalu Walikota menyampaikan permintaan maafnya.

“Hari ini, saya juga memberhentikan sementara, untuk dilakukan pemeriksaan berdasarkan peraturan dan regulasi aturan. Itu kapasitas saya. Saya rasa tuntutan itu sudah diakomodir walaupun itu sudah menjadi catatan dan pertimbangan saya sebelum saudara-saudara melakukan aksi,” ujar Hefriansyah. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *