Program Si Bersih Patut Diapresiasi, RHS-ZW Miliki Moral Membangun Simalungun

SIANTAR24JAM.COM-SIMALUNGUN

Simalungun Berantas Korupsi (Si Bersih) yang merupakan program, Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Zonny Waldi dinilai program yang sangat moral serta nurani.


“Patut diapresiasi. Karena program Si Bersih RHS- ZW, merupakan program yang sangat moral dan nurani,” kata praktisi hukum, Daulat Sihombing, Rabu 14 Oktober 2020 sekira jam 10.00 WIB.

Kemudian, program Si Bersih tersebut menunjukan, Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Zonny Waldi merupakan calon Bupati-Wakil Bupati yang memiliki tanggung jawab moral untuk melakukan perubahan di Simalungun.

“Kecuali, jika pemimpinnya bermental korup, praktik korupsi akan tumbuh subur. Untuk itu, program Si Bersih ala RHS-ZW tersebut layak didukung,” jelas mantan hakim adhoc peradilan industrial di Pengadilan Negeri (PN) Medan.


Selain itu, bila top manajemen di pemerintahan bermental korup, maka aparatur birokrasinya juga akan bermental korup.

“Padahal, untuk melawan korupsi, sangat ditentukan oleh kemauan dari top manajemen dari pemerintahan itu sendiri,” paparnya.


Daulat menambahkan, pada dasarnya, kesejahteraan aparatur merupakan bagian dari proses penguatan melawan korupsi, meski itu terjadi tidak secara absolut. 


“Secara konteks, program Si Bersih menjadi konsep tanding untuk memulihkan pandangan warga yang terlanjur kurang percaya terhadap birokrasi di Pemkab Simalungun,” terangnya. 


Untuk itu, bila RHS-ZW dipercaya memimpin Simalungun, dengan menjalankan program Si Bersih, diyakini akan mengharamkan praktik-praktik jual beli jabatan serta mampu memberantas korupsi maupun pungli.


“Program Si Bersih ini juga menjadi harapan baru  bagi aparatur birokrasi. Baik itu PNS maupun pegawai honorer. Serta membuat birokrat mendapatkan pemimpin bersih, berintegritas dan berkomitmen untuk melakukan pembaharuan,” ujarnya.


Dengan demikian, sambung Daulat, maka aparatur pemerintah akan dapat menjangkau karir yang tinggi karena integritas dan kualitasnya. “Sehingga, aparat birokrasi dapat menjangkau karir, karena integritas dan kualitasnya, serta bukan karena beli jabatan,” tandasnya. (Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *