Komunitas Jugul Gank, Rangkul KKCI Sasar Pengendara & Bagikan Masker

Komunitas Jugul Gank, Berphoto bersama usai berbagi masker

SIANTAR24JAM.COM – Peduli dengan wabah covid-19 di Kota Siantar. Komunitas jujur gaul dan ttulet (Jugul Gank) merangkul kijang kapsul community indonesia (KKCI). Sasar pengendara dan turun bagikan masker ke depan lapangan pariwisata Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar barat, Sabtu (17/10) sore sekira jam 16.00 WIB.

Atlan Rido Manalu, sebagai ketua komunitas Jugul Gank mengatakan, bahwa kegiatan itu dilakukan karena prihatin dengan keadaan kota siantar yang sudah masuk di zona merah serta kurangnya kesadaran warga untuk selalu pakai masker.

“Tentunya, kegiatan ini kita lakukan bentuk dari kepedulian member terhadap pencegahan dan penanggulangan bencana Covid-19 terkhusus untuk kota Siantar. Kami juga mengajak warga agar terus bersama dan melawan pandemi,” tukasnya.

Sementara, 100 masker dan Hand Sanitizer gratis tampak dibagikan kedua komunitas itu kepada pengendara tidak memakai masker yang kerap melintas di jalan merdeka. Komunitas Jugul Gank yang sudah setahun terbentuk juga mengingatkan kepada pengendara.

Tak lain untuk selalu menjaga kesehatan, pola hidup bersih dan mematuhi ajuran Pemerintah, minimal pakai masker disaat sedang beraktifitas diluar rumah.” Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Bantuan masker ini, suatu tindakan kita membantu Pemerintah,” jelasnya.

Masih kata Atlan, jika komunitas yang diembannya bersama beberapa anggota member menyebut, bahwa komunitasnya selalu peduli kesiapapun. Kemudian, juga merupakan komunitas yang lebih ber sosialisasi dan mempererat tali persaudaran antara pecinta mobil.

“Kita sebelumnya juga sudah melakukan kegiatan bagi-bagi pakaian bekas dan talih asi dan sembako. Artinya kegiatan kita di komunitas ini sangat positif. Dan pembagian masker dan Hand Sanitizer ini. Semoga lebih bermanfaat bagi warga,” tutupnya.

Seorang pelintas jalan, Sarwi (45) mengatakan, selama ini dirinya memang tidak pernah menggunakan masker saat keluar rumah. Selain belum punya, ia juga tidak terbiasa mengenakan masker.” Belum punya, ini tadi dikasih sama komunitas bapak-bapak itu dan dikasih masker. Terima kasih pak, nanti maskernya saya pakai terus,” kata Sarwi. (yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *