KKNT PPD Covid-19, Peran Orangtua Siswa dalam Membantu Anak

SIANTAR24JAM.COM – Mengikuti Proses Pembelajaran Daring
“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) menerbitkan surat edaran Nomor 15 tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa darurat Penyebaran Covid-19.

Tujuan dari pelaksanaaan proses Belajar Dari Rumah ini untuk melindungi masyarakat dari dampak penyebaran covid-19. Proses belajar Dari Rumah Ini dilakukan agar peserta didik mendapat pemenuhan hak dalam mendapat layanan pendidikan selama darurat Covid-19.” Kemendikbud 29 Mei 2020

Pada masa pandemi, banyak sekolah yang harus menerapkan metode daring sebagai pengganti metode pembelajaran tatap muka untuk menyampaikan pembelajaran berbasis kurikulum. Metode ini dilakukan agar tidak mengalami ketertinggalan dan tetap merangsang minat belajar anak.

Akan tetapi, yang terjadi adalah minta belajar anak semakin menurun. Kasus yang terjadi saat ini mengarahkan anak untuk belajar bersama orang tuanya. Lembaga pendidikan hanya mengontrol 30-40% perkembangan pendidikan anak. Selebihnya kembali ke orang tua yang harus mendampingi anak dalam pembelajaran.

Namun Kenyataannya sekarang sudah berbeda. Peran orangtua mulai berkurang dan kebanyakan memberikan kebebasan pada anak untuk belajar sendiri dengan pengawasan dari guru yang terbatas. “Gimana mau mengajari anak belajar sepenuhnya, berapa anak yang ada dirumah harus belajar daring. Belum lagi pekerjaan rumah dan pekerjaan lainnya” ungkap salah satu orang tua peserta didik.

Sejalan dengan ini dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik Pencegahan Penyebaran Covid-19 (KKNT PDD Covid-19) yang di selenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta.

Salah satu mahasiswa yang bernama Evi Mariani Rumahorbo yang dibimbing Hayani Wulandari, M.Pd yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik Pencegahan Penyebaran Dampak Covid-19 di Siantar, Kabupaten Simalungun, melakukan komunikasi jarak jauh secara langsung dalam memberikan penguatan dan bimbingan dengan Orag tua dalam membimbing anak disaat pembelajaran daring.

Komunikasi ini dilakukan secara daring dengan menghubungkan orang tua dengan penulis melalui video call via whattapp. Tidak hanya dengan orang tua namun komunikasi ini dilakukan dengan anak untuk membimbing dan memberikan penguatan pada anak dalam proses pembelajaran daring.
“ Belajar daring enggak enak, tugasnya banyak” ungkap seorang peserta didik yang bernama Anggun.

Menurut Maria juga salah satu peserta didik lainnya mengatakan

“walaupun guru dikirim vidio penjelasan, tapi tetap bosan, soalnya dirumah aja, enggak ada teman ngomong” Pembelajaran daring membuat anak bosan dan membuat anak malas untuk belajar, dengan situasi ini maka komunikasi langsung jarak jauh dengan siswa melalui video call via whattapp dapat jadi solusi terhadap permasalahan di atas. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *