Rapat IKS Pecah

Hampir 70 persen Anggota Pengurus Menyatakan Sikap Pengunduran Diri

SIANTAR24JAM.COM – Karena tidak ada lagi kenyamanan sehingga hampir 70% Anggota Paguyuban/ Organisasi Ikatan Keluarga Siantar (IKS) yang baru seumur jagung pada malam itu juga menyatakan sikap keluar sekaligus mengundurkan diri dari tubuh IKS saat rapat pengurus/ anggota digelar Rabu (2/12/20) sekira Pukul 17.34.WIB) di Master Coffe Jalan Seram bawah Pematangsiantar.

Pantauan awak Siantar 24 Jam sebelum rapat dimulai terlebih dahulu seluruh anggota dan pengurus IKS melakukan Do’a bersama dipandu oleh Selamat salah satu pengurus IKS dibidang Rohani dan dilanjutkan dengan kata pembukaan rapat oleh Ketua Dewan Penasehat Nur Intan Siahaan seterusnya oleh Ketua IKS Ganni Daulay dan pengurus lainnya kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab dari anggota dan pengurus yang mewakili dalam hal laporan perkembangan ditubuh IKS ini

Sebelumnya rapat yang digelar IKS terasa khidmat dan nyaman setelah itu berubah seru terjadi beberapa saling intrupsi sesama pengurus dan anggota yang mengikuti rapat IKS.
Kejadian itu mulainya dipicu dari kata sambutan Benhum Sihombing salah satu pengurus Wakil Ketua IKS membidangi OKK yang menyampaikan didepan seluruh anggota/pengurus rapat yang hadir dengan menyebutkan bahwa Ketua IKS Ganni Daulay adalah pendiri IKS, sehingga IKS bisa solid dan besar dimata masyarakat selama setahun IKS berorganisasi disosial.

Penyampaian Benhur Sihombing disaat acara rapat berlangsung yang menyatakan bahwa Ketua Ikatan Keluarga Siantar (IKS) Ganni Daulay adalah pendiri IKS langsung ditepis oleh Fery Hutasoit dan Ocik Batubara dengan mengklarifikasi sejarah IKS awal mulai berdiri melalui intrupsinya disaat rapat mulai memanas, sehingga suasanapun membuat seluruh peserta rapat yang hadir bertanya tanya serta membingungkan.
Dalam kesempatan itu juga Ketua IKS Ganni Daulay angkat bicara mengklarifikasi serta mengakui bahwa Ocik Batubara juga adalah salah satu pendiri IKS, sebutnya.

Dari hasil rapat tersebut yang membuat sebagian anggota merasa tidak nyaman karena banyak intrupsi intrupsi anggota tidak terjawab sehingga terjadi modus tak percaya di tubuh IKS, dan pada malam itu juga usai penutupan rapat didepan Benhur Sihombing selaku Wakil Ketua pengurus IKS bidang OKK dan dewan penasehat IKS Anni Ruth Sinaga, sebagian pengurus, anggota IKS yang hadir menyatakan sikap secara tertulis mengundurkan diri dari dari keanggotaan dan pengurusan IKS ( Ikatan Keluarga Siantar) dibawah pimpinan Ghanni Daulay (ryz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *